Halo semua, apa kabar? Semoga selalu sehat di tengah Pandemi Corona ini. Saat ini kita sudah memasuki bulan keempat untuk karantina. Banyak industri yang melakukan PHK kepada karyawannya. Di situasi seperti sekarang pasti banyak orang yang mengalami kesulitan keuangan. Banyak orang yang tidak memiliki dana darurat memilih untuk berhutang ketika tidak punya uang. Saya ingin berbagi tips nih supaya setelah berhutang kita bisa melunasi hutang dengan baik.

Buat Daftar Hutang

Sebaiknya ketika sudah berhutang kita membuat daftar hutang yang kita miliki. Jangan lupa untuk mencatat hutangnya jumlahnya berapa, kapan jatuh tempo, pemberi hutangnya siapa. Fungsinya kita nanti bisa mengelompokan hutang mana yang nanti akan kita prioritaskan terlebih dahulu.

Stop Pinjaman Baru

Banyak sekali orang-orang meminjam uang tapi tidak berpikir mengenai kemampuan membayarnya. Misalnya saja penghasilan seseorang itu 10 juta, namun memiliki cicilan kartu kredit 5 juta sebulan, hal ini sangat salah. Rasio hutang dia 50% dari total penghasilan miliknya.

Jadi tidak heran, ketika dia memiliki cicilan sebesar itu pasti terasa berat karena keuangannya tidak sehat. Maksimal pinjaman itu 30% dari total penghasilan. Jadi bila memiliki penghasilan sebesar 10 juta sebaiknya cicilan yang dimiliki maksimal 3 juta.

Bila sudah memiliki hutang yang cukup banyak, sebaiknya berhenti untuk meminjam uang. Kita juga tidak boleh melakukan pinjaman uang untuk melunasi pinjaman yang sebelumnya. Hal ini sama saja dengan gali lubang tutup lubang.

Cari Pekerjaan Tambahan

Untuk mempercepat pelunasan hutang, sebaiknya kita menambah jumlah uang yang masuk. Kita bisa melakukan pekerjaan tambahan di luar pekerjaan utama kita. Banyak sekali pekerjaan freelance yang bisa dilakukan. Misalnya saja dengan menawarkan jasa desain, jasa menulis dan jasa lainnya di situs freelancer lokal maupun internasional.

Selain freelancer kita juga bisa mencoba bisnis dropship dan mulai memasarkan produk dengan modal yang tidak terlalu besar. Keuntungan dari penjualan ini bisa digunakan untuk mencicil pembayaran hutang sehingga kita lebih cepat melunasi hutang.

Lunasi Hutang

Mulai melunasi hutang dari nilai pokok yang paling kecil. Supaya pikiran kita lebih tenang dan fokus melunasi hutang yang lebih besar. Apalagi kalau berhutang ke teman, tetangga, saudara. Tiap ketemu langsung ditanya kapan bayar hutang. Update status sedikit, langsung baper dikira hutang ditagih.

Bila kita memiliki masalah dalam melunasi hutang, sebaiknya segera menghubungi si pemberi pinjaman. Minta keringanan bunga atau negosiasi pembayaran kepada pihak pemberi pinjaman. Yang penting ada itikad baik untuk menyelesaikan hutangnya. Setelah hutangnya lunas, lalu mulailah fokus melunasi hutang yang berikutnya.

Mulai Perencanaan Keuangan

Perencanaan keuangan merupakan salah satu skill yang harus dimiliki oleh setiap orang. Sayangnya literasi keuangan di Indonesia masih kurang, makanya banyak orang yang terjebak dengan hutang dan memiliki cash flow yang buruk.

Untuk bisa mengelola cashflow kita sebaiknya mencatat pengeluaran yang dikeluarkan tiap bulan secara detail. Dari awal hingga akhir bulan pencatatan dilakukan secara rinci agar kita bisa mengelompokan dan melacak kemana saja uang kita dikeluarkan. Setelah mengetahui pola-polanya mulai buat budgeting untuk pengeluaran bulana.

Banyak orang belum sadar betapa pentingnya dana darurat. Di dalam perencanaan keuangan menyiapkan dana darurat adalah hal yang sangat penting. Seperti situasi saat ini, pada saat pandemi Corona banyak orang yang kena PHK. Bila tidak memiliki dana darurat maka akan mengalami kesulitan keuangan dan cashflow menjadi berantakan.

Teman saya bercerita bahwa dia mengalami potongan gaji sebesar 25% bahkan ada yang mengalami potongan hingga 50% karena perusahaannya terdampak Covid-19. Kebayang kan bagaimana bila penghasilan bulanan kita terpotong atau hilang sama sekali padahal kebutuhan hidup sehari-hari harus selalu dikeluarkan.

Dana darurat sangat berguna di situasi pandemi corona ini. Untuk single sebaiknya mengumpulkan minimal 3-6 bulan pengeluaran bulanan. Untuk orang yang sudah berkeluarga sebaiknya mengumpulkan minimal 12 bulan hingga 24 bulan pengeluaran bulanan.

Setelah dana darurat terpenuhi, mulai merencanakan proteksi bagi diri sendiri dan keluarga. Proteksi dengan asuransi seperti asuransi kesehatan, asuransi penyakit kritis, asuransi jiwa. Dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan finansial.

Setelah itu mulai memikirkan tujuan keuangan yang ingin dicapai. Misalnya saja jangka pendek ingin traveling, jangka menengah ingin DP KPR, jangka panjang ingin menyiapkan dana pendidikan kuliah anak. Tiap tujuan keuangan memiliki kendaraan investasi yang berbeda-beda. Jadi sebaiknya pelajari investasi yang kita pilih untuk mencapai tujuan keuangan agar bisa mendapatkan hasil yang optimal.

Semoga tips cara melunasi hutang ini bermanfaat buat teman-teman ya. Semoga hutangnya segera lunas. Amin

16 COMMENTS

  1. biasanya saya punya hutang saya bayar perbulan agar bisa membayar dengan lunas yg pastinya dengan pelan-pelan tanpa terburu”.. lalu mencari pekerjaan sampingan

  2. Punya hobi nimbun buku dan skincare *eh.. tapi berupaya atau menjauhi yang namanya paylater, sama juga utang dong itu~~
    Kalau utang dibuat konsumtif, keenakan sih tapi lama-kelamaan puyeng lunasinya

  3. Stop hutang sambil mencari tamabahan supaya gak namabah terus hutangnya ya. Inti utamanya perencanaan keuangan yang baik ya supaya gak terbelit hutang lagi ke depannya

  4. Yang kadang nggak disadari orang, ketika berhutang kita memiliki tendensi untuk terus melakukannya. Tips ini berguna banget nih untuk mulai stop berhutang. Terima kasih banyak, Kak.

  5. Ini memang berta kalau sudah utang di beberapa tempat, Mbak Inez. Akhirnya gali lobang tutup lobang. Jadi kuncinya, saat berutang itu memang sangat perlu sesuai kebutuhan, dan diusahakan 1 tempat saja ya. utang karena butuh, bukan keinginan.

    Dan ini tipsnya bagus sekali, Mbak.. Kalau berusaha dengan niat ingin melunasi utang, pasti akan dibuka rezekinya.

  6. Aku kesel deh kalo ada yang hutang sok sok dilupa2in, mau nagih juga kagok. yaelah problematika perhutangan memang bisa merusak pertemanan. Tapi memag balik ke individu masing-masing sih, mungkin tips diatas harus dibaca sama semua yang punya hutangm hehehe

  7. Jadi inget pengalaman melunasi hutang kartu kredit, jungkir balik buat melunasinya dan alhamdulillah setelah lunas hati lega, langsung ditutup deh kartu kreditnya soalnya nggak mau punya utang lagi

  8. Ini nih yang penting, yang harus semua orang tau kalau melunasi hutang itu harus dengan niat yang besar, jangan malah gali lubang tutup lubang, melunasi hutang dengan hutang lain 🙁

  9. sebisa mungkin sih jangan berhutang, tapi gimana lagi kadang situasi mendorong kita untuk meminjam uang kepada orang lain untuk menyambung hidup. Terutama di masa sulit akibat pandemi.
    Tips di atas bikin saya & suami makin menguatkan diri untuk tidak menambah hutang tambahan dan sebisa mungkin dapat penghasilan lebih agar hutang segera lunas dan ekonomi pulih kembali.

  10. Betul sekali lebih baik stop untuk berhutang yang baru dan segera lunasi hutang yang lain. Dan usahakan setelah hutang sudah terbayar semua, jangan sampai mencoba untuk berhutang kembali.

  11. Intinya jangan nambah hutang dulu aklau hutang yang lama belum lunas. Kalau pun mau nambah, harus liat juga kondisi keuangan apa masih bisa mengcover cicilan atau gak. Ngeri sih soal hutang ini..

  12. utang apalagi yang sifatnya konsumtif memang bisa merugikan jika tidak segera dilunasi ya kak, kudu punya prinsip jangan utang kalau tak sangat butuh. betul perencanaan keuangan sangat penting pastinya, dicatat segalanya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here